Pendaftaran Mahasiswa Baru 2014/2015 Mercu Buana Jogja

mahasiswa fikom 2014Pendaftaran Mahasiswa Baru 2014/2015 di Jogja sudah dibuka kembali untuk masuk ke Universitas Mercu Buana di Yogyakarta (UMB Yogya). Pendaftaran mahasiswa baru ini untuk masuk di Kuliah Semester Gasal 2014/2015. Pendaftaran Mahasiswa Baru 2014 bisa dilakukan secara langsung di kampus 1 atau kampus 2. Pendaftaran Mahasiswa Baru 2014/2015 juga dilakukan secara online di Web Marketing UMB Yogya.
Jurusan dan Kelas yang ada di UMB Yogya Continue reading

Nama Besar Universitas Atau Akreditasi Jurusan?

 Kira-kira apa yang terpikir saat kita lulus dari seragam putih abu-abu dan hendak melanjutkan ke Perguruan Tinggi ? Tentunya dari jauh-jauh hari kita sudah punya sederet rencana tentang jurusan apa yang mau diambil dan Perguruan Tinggi  mana yang akan di pilih?

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam memilih tempat kuliah di jogya. Memilih jurusan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Adakalanya di suatu perguruan tinggi favorit idola banyak orang, jurusan tertentu akreditasinya lebih rendah daripada di perguruan tinggi yang biasa alias tidak terlalu favorit. Misalkan di Universitas X yang notabene favorit, akreditasi jurusan statistiknya B sedangkan di Universitas Y yang tidak begitu favorit dan “populer” akreditasi jurusan statistiknya A. Maka apa itu juga menjadi pertimbangan saat kita memilih mau masuk mana.

Akreditasi suatu jurusan atau program ditentukan berdasarkan komitmen program studi terhadap kapasitas institusional (institutional capacity) dan komitmen terhadap efektivitas program pendidikan (educational effectiveness), dimana standartnya mencakup 7 hal yaitu (1) Visi, misi, tujuan dan sasaran, dan strategi pencapaian,(2) Tata pamong,  kepemimpinan, sistem pengelolaan, dan penjaminan mutu BAN-PT (3) Mahasiswa dan lulusan, ini biasanya dilihat quesioner para lulusannya, IP yang diraih para mahasiswanya kalau ga salah selama 5 tahun berjalan (4) sumber daya manusia (5) Kurikulum, pembelajaran, dan suasana akademik (6)Pembiayaan, sarana dan prasarana, serta sistem informasi dan (7)  Penelitian dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat, dan kerjasama.

Dimana semua itu mengacu ke Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Pasal 60 dan 61), Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Pasal 47), Undang-Undang RI Nomor 9 Tahun 2009 tentang  Badan Hukum Pendidikan, Peraturan Pemerintah RI Nomor 19 Tahun  2005 tentang Standar  Nasional Pendidikan (Pasal 86, 87 dan 88), dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 28 Tahun 2005 tentang Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Beberapa fenomena dalam dunia kerja yang terjadi kadang berbeda dengan yang kita perhitungkan. Misalnya setelah banyak kandidat menjalani serangkaian proses recruitment dari seleksi administrasi, psikotes, interview HRD, user hingga direksi kemudian di dapat 2 calon yang imbang sedangkan yang dibutuhkan hanya satu. Ini kasus sering terjadi di tempat kerja, akhirnya si Bos memilih kandidat yang berasal dari Universitas Negeri ternama. Meskipun akreditasi jurusan dari 2 kandidat itu sama, jadi aspek yang dipertimbangkan bos adalah “nama besar Universitas”.

Di kasus lain, yaitu saat ada recruitment CPNS dari suatu kementerian yang dari seleksi administrasi sudah menetapkan kriteria bahwa akreditasi jurusan harus “A”. Terkadang memiliki nama besar di sebuah universitas tidak begitu berpengaruh bila tidak di dukung engan akreditasi jurusan. Nah untuk para calon mahasiswa yang sebentar lagi hendak menentukan melanjutkan pendidikan kemana? Hal ini bisa menjadi pertimbangan. Namun ada yang lebih bagus lagi jika mahasiswa kuliah tak hanya untuk mencari kerja, tapi kuliah untuk membentuk pola pikir dan syukur-syukur bisa usaha sendiri menciptakan lapangan kerja bagi orang banyak. Nah kalau yang ini lebih keren, akreditasi-akreditasi itu tak terlalu signifikan lagi.